Blogdetik Kehilangan Laskar Online dari Pare

20 Mar 2014

Senin, 17 Maret 2014 saya berduka karena kehilangan guru besar blog. dini hari selepas sahur puasa senin kamis, Bapak Herman N. Nugrahadi telah dipanggil Yang Maha Kuasa. Kematian memang tak akan ada seorang pun yang mampu menduga kedatangannya. Namun bagi saya berita duka ini sungguh membuat kaget. Pasalnya tak terdengar kabar bahwa beliau sebelumnya dalam keadaan sakit. Sekali mendengar kabar beliau ternyata dalam keadaan tutup usia.

2f76a6037c97baa68c6bc3d78c5ad6b3_558578_3016097277957_948195666_n

Beliau bisa dibilang sangat berjasa bagi saya. Beliaulah orang pertama yang mengenalkan saya dengan dunia blog. Saat saya masih duduk di bangku kelas 1 sekolah menengah atas, beliau menyelipkan materi tetang blog di antara materi Teknologi Informasi&Komunikasi. Beliau termasuk sosok yang telaten dan pantang menyerah. Walaupun awal pertama banyak siswa yang tidak begitu tertarik dengan dunia blog, beliau selalu tak kehilangan akal bagaimana caranya agar siswa didiknya setidaknya menulis beberapa artikel diblog. Saya masih ingat betul tulisan pertama kali yang saya muat di blog pribadi saya adalah tentang diri saya sendiri, mulai dari nama lengkap, alamat sampai makanan yang tidak saya sukai. Tulisan itupun saya buat karena tugas yang diberikan oleh Pak Herman yakni membuat perkenalan diri sendiri diblog. Tak berhenti di situ saja, seperti yang saya bilang tadi bahwa beliau selalu mempunyai cara unik agar banyak siswa yang tertarik dengan blog. Beliau memberikan beberapa tugas lain dimana diwajibkan diposting di blog masing-masing. Alhasil blog mulai sering dibuka demi keperluan tugas. Setelah itu pun beliau berinisiatif bekerja sama dengan Blogdetik untuk menyelenggarakan lomba blog antar siswa kelas 1 yang semakin memotivasi untuk giat menulis di blog. Hadiah yang ditawarkan pun sangat menggiurkan yakni kaos langsung dari Blogdetik.

Begitu semangatnya beliau mengarahkan para siswanya agar lebih aktif menulis di blog daripada di jejaring sosial. Menulis di blog lebih banyakanfaatnya daripada sekedar menulis status tidak jelas di jejaring sosial. Blog menuntut para penulisnya lebih lihai dalam mengolah kata dan juga mengumpulkan informasi secara mendetail serta lengkap. Sedangkan di jejaring sosial terbatas dengan beberapa karakter saja, itupun tak bisa bertahan lama dan akan cepat ditumpuk oleh status baru sehingga sulit sekali menemukan apa saja yang ditulis di jejaring sosial. Atas ketekunan dalam mengenalkan dan memanfaatkan internet ke hal yang lebih banyak manfaatnya tersebut, tak heran Blogdetik menobatkan beliau sebagai Laskar Online dari Pare.

Sosok seperti beliau sangat dibutuhkan didunia pendidikan terutama. Sosok guru yang sekaligus bisa menjadi teman untuk para siswa didiknya. Beliau sangat terbuka sekali, kapan pun dan dimanapun beliau siap membantu saat sedang mengalami kesulitan dengan hal yang berhubungan Teknologi Informasi. Untuk lebih mudah menjangkau siswanya, beliau menyediakan sarana chating via yahoo ataupun via millist. Sehingga tak terbatas disekolah saja bisa bertanya kepada beliau melainkan dirumah pun masih bisa berkomunikasi dengan beliau.

Setelah saya lulus dari SMA pun saya masih sering menghubungi beliau. Beliau pun tak pernah lelah menyemangati saya untuk tetap aktif di dunia blog. Sampai-sampai teman saya dikampus sempat iri karena dia tidak mendapat perhatian gurunya di dunia blog terutama seperti perhatian yang saya dapatkan dari Pak Herman. Untuk itulah saya sangat bersyukur karena memiliki guru seperti beliau. Pernah juga saya diundang ke SMA untuk memberikan materi tentang blog bersama teman-teman lain dan dari itulah beliau memberikan ide untuk mendirikan komunitas blogger detik smansa (Desa) untuk menjembatani siswa SMAN 1 pare yang ingin saling berbagi ilmu tentang dunia blog. Hal yang paling saya ingat adalah pada suatu hari saya mendapatkan sms dari beliau yang menyatakan saya ditunjuk untuk mewakili DESA dalam acara bergengsi yakni Asean Blogger Festival Indonesia di Solo. Blogger manapun pasti akan sangat bangga sekali bisa kopi darat alias kopdar dengan sesama blogger indonesia apalagi se asean. Berkat beliau juga lah saya bisa menghadiri Asean Blogger Festival Indonesia.

Sosok yang selalu memberi inspirasi dan mendukung penuh saya dalam dunia blogpun sekarang sudah tiada. Walaupun demikian jasa-jasa beliau tak akan pernah bisa dilupakan vegitu saja. Amal jariah beliau berupa ilmu yang bermanfaat tersebut semoga akan terus saya ingat dan amalkan.

Tiada sesuatu apapun yang bisa saya lakukan untuk beliau kecuali merelakan kepergian beliau seraya selalu berdoa agar beliau diterima disisiNya.

Saya juga mohon kepada Anda semua untuk turut mendoakan beliau, semoga semua amal ibadahnya di terima disisiNya.

7fd2d4e6da8937cd30f5191e8d5c72cb_10867_1152690213945_3322322_n


TAGS blogdetik Laskar Online dari Pare


-

Author

Follow Me