Kontroversi Bahasa Vicky

13 Sep 2013

Pada tahu semua kan kasusnya mantan tunangan zaskia si pemilik goyang itik (gotik) itu. Ya, Vicky Prasetyo alias Hendriyanto telah mencuri perhatian publik akhir-akhir ini. Infotaiment sedang gencar-gencarnya memberitakan segala seluk beluk tentang vicky prasetyo. Setelah acara pertunangan Vicky dan Zaskia muncul beberapa artis dangdut yang mengaku sempat menjalin hubungan dekat dengan Vicky. Rata-rata mereka berpendapat negatif tentang Vicky.

selidik punya selidik ternyata si Vicky sudah sering mendekati para penyanyi dangdut untuk dijadikan pasangannya. Modusnya rata-rata sama, awalnya berkenalan melalui jejaring sosial. Vicky mengaku anak pejabat dengan kekayaan yang luar biasa dan sudah memiliki pekerjaan yang matang. Terlebih lagi mengaku rendah hati maka setiap bertemu dengan pacarnya selalu naik taksi.

Berita mulai memanas saat diketahui bahwa Vicky masih mempunyai istri dan memilki dua orang anak. Istrinya pun muncul di muka publik dengan menangis sambil menunjukkan bukti surat nikah. Diakabarkan lagi ternyata Vicky pernah mencalonkan diri menjadi kepala desa. yang menarik perhatian adalah dia menggunakan kampanye-kampanye yang tidak umum, misalnya dengan menggunakan bahasa inggris itupun tata bahasanya berantakan dan juga menggunakan kartu yang katanya bisa mendeteksi siapa saja yang akan memilihnya.

Selang seminggu setelah pertunangannya pun si Vicky diciduk pihak berwajib. dikabarkan, vicky terlibat kasus pemalsuan dokumen dan sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Bekedok investasi palsu dan semacamnya, beberapa orang dirugikan. Salah satu korbannya adlah Ovar suami dari artis Olla Ramlan

Dari semua tingkah polah si Vicky yang paling membekas dipublik adalah tata cara vicky dalam berbicara. Kata-kata yang digunakan adalah kata-kata yang kurang pas jadi terkesan memaksakan. Seperti contohnya adalah saat diwawancarai seusai tunangan sempat terlontar kata-kata statusisasi ekonomi, kontroversi hati, konspirasi kemakmuran dan juga kudeta keinginan.

Bahasa-bahasa Vicky yang nyeneh tersebut sekarang seperti menjadi gaya bahasa anak muda. Beberapa hari ini saat saya kekampus sering sekali saya mendengar beberapa orang bercakap-cakap dengan mengunakan kata-kata yang ditambahi imbuan isasi. Semisal saja, semalam makanisasi diwarung sama teman. Aneh ya, kata-kata yang salah malah menjadi tren.

Imbuhan Isasi itu biasanya digunakan untuk membentuk kata benda dan artinya adalah suatu proses,contohnya adalah organisasi, komunikasi urbanisasi, modernisasi, . ibuhan isasi sendiri tak lantas lansung disematkan begitu saja disemua kata-kata. Harus mengikuti tata bahasa yang benar yakni Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Ibuhan isasi biasanya dikenakan dari pada kata-kata serapan yang berasal dari bahasa asing.

Lalu sampai kapankah kata-kata yang salah kaprah tetap menjamur dikalangan anak muda? Semoga saja setelah Vicky nenghilang dari pemberitaan, gaya bahasa yang kurang tepat tersebut segera menghilang dari permukaan juga.


TAGS #30HariNonStopNgeblog


-

Author

Follow Me