Kecanduan Menulis karena Blogdetik

5 Jan 2013

Awal mula mengenal blog adalah pada saat saya kelas 1 SMA. Alhamdulillah perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMA tempat saya mengenyam pendidikan, tepatnya di SMA Negeri 1 Pare tegolong sangat maju. Siswa kelas 1 SMA sudah dikenalkan dengan blog. Blog yang pertama saya kenal adalah Blogdetik. Awalnya saya tidak begitu suka menulis, saya lebih tertarik dengan widget-widget dan menghiasnya di blog. Kesan pertama mengenal blogdetik adalah paksaan, karena pada saat itu diwajibkan untuk seluruh siswa menulis di blog pribadi masing-masing sedangkan saya sendiri tidak hobi menulis. Saya sangat ingat betul bahwa tulisan pertama di blog saya adalah BIODATA pribadi saya.
Berawal dari paksaan itu saya mulai kecanduan untuk menulis. Saya tidak mau kalah dengan teman-teman sekelas yang dalam kurun 6b64438db362f7eb38d2355e90f6d9b2_blogdetikwaktu kurang lebih satu minggu dari pertama blog pribadi dibuat rata-rata sudah menulis tiga sampai empat artikel di blog sedangkan saya hanya satu saja, itupun hanya biodata pribadi saya. Saya mulai berfikir bagaimana caranya agar blog saya terlihat menarik untuk dikunjungi walaupun hanya ada satu artikel saja di blog. Saya mulai menghias blog dengan memasang widget-widget animasi, jam, kalender sampai dengan musik. Namun kenyataannya adalah blog saya tetap jarang dikunjungi oleh teman-teman. Saya mulai menyadari bahwa tampilan saja tidak cukup untuk menarik perhatian para pengunnjung blog tanpa adanya tulisan yang bermakna dan berarti.
Setelah pengenalan Blogdetik, guru TIK saya bersama Blogdetik bekerjasama untuk mengadakan lomba blog antar siswa kelas 1 di SMA saya. Dengan adanya lomba Blogdetik tersebut, semangat saya untuk menulis semakin terpacu. Saya semakin sering mengunjungi blog pribadi saya dan juga mengunjungi blog teman-teman sembari meninggalkan komentar, berharap akan adanya kunjungan balik. Saya sangat pesimis dengan blog saya karena jika dibandingkan dengan blog teman sekelas saja tidak ada apa-apanya apalagi jika dibandingkan dengan blog dari kelas-kelas lain. Saya rasa tidak ada harapan lagi untuk jadi pemenang sehingga pada saat hari dimana diumumkan pemenangnya, saya tidak menghadirinya. Padahal sebenarnya wajib dihadiri oleh seluruh siswa pada saat sepulang sekolah.
Sore hari, saya mendapatkan pesan singkat dari salah satu teman sekelas saya yang isinya adalah ucapan selamat karena menjadi salah satu pemenang diantara 18 pemenang lomba blog bersama Blogdetik tersebut. Saya sangat tidak percaya, saya anggap bahwa itu adalah sebuah gurauan. Berkali-kali dia menyakinkan saya, dia mengatakan bahwa dia sendiri yang telah mewakilin saya menerima hadiah atas kemenangan berupa T-shirt warna hitam bertuliskan www.blogdetik.com di bagian belakang. Sejatinya teman saya adalah tipe-tipe orang yang senang bercanda sehingga saya tetap tidak percaya.
Keesokan harinya, saya begitu heran saat di sekolah, teman-teman banyak yang mengucapkan selamat atas keberhasilan mengantongi salah satu gelar juara. Saya mulai bimbang, jangan-jangan apa yang teman saya katakan melalui pesan singkat tersebut benar adanya.

Ngalay bersama Blogdetik

Ngalay bersama Blogdetik

Kenyataan mulai terkuak saat teman saya tiba di kelas. Dia langsung menyerahkan T-shirt dari Blogdetik. Begitu bahagainya saya saat menerimanya. Saya sangat merasa bangga karena hanya dengan bermodal numpang internet gratis di perpustakaan sekolah, saya berhasil menjadi salah satu pemenangnya. Akhirnya muncullah foto alay pertama saya bersama T-shirt Blogdetik. Sampai saat ini jika melihat foto tersbut saya sering malu sendiri.
Kemenangan pertama saya tersebut menjadikan saya semakin bersemangat untuk menulis. Namun semangat tersebut tidak bertahan lama. Setelah beberapa bulan kemudian saya mulai jarang update blog lagi karena merasa terlalu disibukkan dengan tugas-tugas sekolah yang sangat banyak. Blog saya sempat vakum selama berbulan-bulan tanpa terurus. Angin segar muali berhebus saat Blogdetik, mengundang kami 18 pemenang lomba blog antar kelas 1 SMA Negeri 1 Pare untuk mengadakan ngeblog bareng dan mengikuti lomba blog menyambut hari sumpah pemuda. Saya sangat senang sekali menyambutnya apalagi Blogdetik akan memberikan 100 T-Shirt bertuliskan alamat blog masing-masing kepada 100 blogger yang artikelnya terpilih. Akhirnya saya membuat artikel tentang PERINGATAN SUMPAH PEMUDA ALA SMAN 1 PARE. Alhamdulillah, saya berhasil mendapatkan T-shirt bertuliskan alamat blog pribadi saya (aris12.blogdetik.com).
Tantangan bagi para blogger adalah untuk tetap mempertahankan semangat untuk menulisnya. Sekali lagi saya kehilangan semangat untuk menulis bahkan mencapai saat dimana selama tiga bulan tidak ada satupun postingan di blog. Inilah salah satu keuntungan yang di dapat jika ngeblog di Blogdetik.com, hampir setiap bulannya Blogdetik selalu mengadakan lomba blog. Hal tersebut sangat membantu memacu semangat para blogger untuk tetap terus menuangkan ide-idenya melalui tulisan. Berbagai lomba blog saya ikuti tetapi hasilnya nihil. Saya mulai kurang bersemangat untuk menulis dan beralih pada fungsi komersial blog. Saya mulai tertarik untuk menghasilkan uang melalui blog. Akhirnya saya memasang beberapa iklan di sidebar blog. Awalnya saya sangat senang karena akun saya di situs penyedia iklan mulai menghasilkan, hanya dalam beberapa minggu sudah menghasilkan Rp. 1.400,- walupun masih belum dicairkan. Beberapa bulan kemudian masalah mulai muncul. Situs penyedia iklan tersebut sudah tidak menyediakan iklan yang dipasang pada blog, entah apa sebabnya. Imbasnya adalah blog pribadi saya tidak bisa diakses, hanya pada halaman utama saja, jika klik artikel maka akan langsung mengarah di situs iklan tersebut. Saya merasa sangat dirugikan dan sangat menyesal. Tulisan-tulisan di blog saya tidak bisa di baca oleh orang lain dan sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Dengan sangat terpasksa, saya memutuskan untuk membuat blog baru, tetap di platform Blogdetik karena sudah sangat senang dan nyaman dengan Blogdetik. Blog pertama saya http://aris12.blogdetik.com akhirnya berpindah ke http://berandadunia.blogdetik.com . Untungnya Blogdetik menyediakan layanan Ekspor Impor sehingga seluruh tulisan saya di blog pertama bisa pindah dengan mudahnya ke http://berandadunia.blogdetik.com . cara memanfaatkan layanan impor ekspor tesebut kemudian saya share DI SINI.

Sejak mengenal Blogdetik, dari SMA sampai duduk di bangku kuliah ini saya masih hobi ngeblog dan menulis walupun tidak begitu aktif. Dengan ngeblog di Blogdetik ini saya bisa menyalurkan pemikiran-pemikiran saya tentang apapun dan memperoleh banyak pengalaman yang sangat berharga bisa mengenal para blogger lain. Semoga Blogdetik selalu memberi inovasi-inovasinya untuk mendukung semakin berkembangnya dunia blog di Indonesia. Amiin.


TAGS blogdetik ngalay


-

Author

Follow Me